Senin, 14 Desember 2009

KUDA BARU

Perhatikanlah perumpamaan berikut!

Anda punya seekor kuda baru, lalu anda menungganginya dan membawanya jalan-jalan. Tiba-tiba ia memasuki jalan buntu yang sempit, yang tidak memungkinkan si kuda untuk bisa putar balik ke belakang setelah masuk kedalam jalan sempit itu. Apabila kuda itu mengambil langkah maju, tentu saja anda akan menarik talinya agar si kuda tidak masuk. Apabila si kuda maju selangkah atau dua langkah maka anda akan berteriak dan mengembalikannya ke belakang dengan sesegera mungkin sebelum kuda baru anda masuk lebih dalam. Apabila kita dapat menariknya mundur maka itu akan lebih mudah. Apabila hal itu tidah bisa lagi dilakukan hingga si kuda masuk dan anda terus menungganginya terus, kemudian kita coba tarik ekornya, maka anda akan kesulitan untuk menuruh kuda itu mundur dan bahkan tidak bisa mengeluarkannya lagi.


Jika anda adalah si empunya Kuda Baru itu, apa yang akan anda lakukan? orang berakal manapun tidak akan pernah mengatakan bahwa jalan untuk mengeluarkannnya dengan memasukkannya lebih dalam.
Tak ubahnya dengan kehidupan yang kita jalani, pasti ada permasalahan, pasti menemui gejolak, pasti ada benturan, karena hidup kita ini tidak hanya bercerita ttg kebahagiaan dan suka cita melulu, tetapi kita pun sebagai hamba Tuhan harus menjalani skenario yg kadang membuat kita menderita, sakit, menangis, sedih.
ketika kita menemui masalah dalam kehidupan, sikapilah ujian hidup itu dengan bijaksana, sebelum masalah itu semakin besar dan semakin dalam, selesaikan secepat mungkin, jangan mencoba untuk mengorek-ngorek,...Tuhan lebih mengetahui yang terbaik untuk hambaNya.

SELAMAT MEMAINKAN SKENARIO TUHAN!!!

Kamis, 15 Oktober 2009

Masa Lalu = Inspirasi

pernahkah merasa terbelenggu oleh kisah di masa lalu yang menyakitkan?
masa lalu yang membuat sedih hati?
membuat kita berpikiran seolah kita tak punya masa depan lagi?
Rasa sesal akan masa lalu membuat kita terkungkung dalam satu sel yang pengap, menyesakkan, gelap dan rentan thd penyakit "hati"...

pagi ini, ketika saya membuka wall FB saya, sy mendapati update status The Secret yang membuat saya tertarik untuk membacanya berulang kali dan berusaha untuk bertanya pada diri saya sendiri ttg hidup saya, masa lalu saya dan masa sekarang saya....(hmm, masa depan blm saya pikirkan .....)

izinkan saya berbagi dengan Anda, status FB The Secret pagi ini :

"Understand that you are not condemned to being stuck in your past, you are not just your past. Sure, that’s part of you, it even helps define you and inspire you. But it’s entirely up to you whether your past acts as an anchor or a launch pad. Make t...he choice: you can choose to play the victim and stay the victim, or change the script, stick the S on your chest, and become a hero." (page 159 The Secret to Teen Power)

ya..masa lalu itu harusnya menjadikan kita menjadi insan yang lebih baik di hari ini dan hari esok...SALAH BESAR jika masa lalu membuat hidup kita sekarang menjadi lebih terpuruk...dan membuat kita merasa menjadi korban kebiadaban hidup yang tak bisa berbuat sesuatu..

masa lalu itu harus dijadikan sebagai sebuah pelajaran berharga..
masa lalu itu harus dijadikan sebagai sebuah INSPIRASI bagi kehidupan kita sekarang dan masa depan kita
kita harus jadikan masa lalu sebagai BATU LONCATAN menuju ke kehidupan yang lebih baik...
TO GET A BETTER LIFE IN A BETTER PLACE....
semua itu karena MASA LALU adalah BAGIAN dari cerita HIDUP kita...

Ayo..jadilah PAHLAWAN bagi dirimu sendiri..bagi orang di sekitarmu..bagi dunia ini....

Jumat, 10 April 2009

KOLEKTOR GELAR vs PENUNTUT ILMU SEJATI

Pengetahuan benar-benar menjadi daya hidup bagi orang yang sudah mengalaminya dan merasakan nikmatnya memiliki pengetahuan. Sebagai perumpamaan, bagaimana dapat menjelaskan rasa manis bila belum pernah mencicipi sesuatu yang manis?bagaimana bisa merasakan sakit bila belum pernah merasa sakit?Begitu pula dengan rasa-rasa lainnya. Begitu pula dengan pengalaman hidup kita. Ketika penguasaan bahasa dan kosakata kita bagus, kita bisa berbagi pengetahuan berdasarkan pengalaman kita dengan bahasa yg sopan dan mengena.

Banyak diantara kita, yang memiliki bermacam-macam gelar. Track record akademisnya membuat orang disekitarnya berdecak kagum. Gelarnya komplit, dari mulai S1 sampai S3 menggandeng namanya, namun itu semua tidak berarti bahwa orang itu sudah memiliki pengetahuan.
menjadi orang yg berpengetahuan berarti memiliki pikiran yg terbuka.Gelar yg dimiliki tidak lebih dari perannya sebagai Pembuka Jalan. mereka yg malas dan cukup puas dengan gelar yang diperoleh, sesungguhnya hanyalah KOLEKTOR GELAR bukan PENUNTUT ILMU SEJATI...
Seorang kolektor gelar membatasi dirinya dengan belajar pada orang2 yg memiliki gelar lebih darinya. Sedangkan seorang penuntut ilmu dpt belajar dari siapapun dan dimanapun, bahkan biasanya mereka banyak belajar dari pengalaman hidup dan pengetahuan pribadi.Dan, PENGALAMAN serta PENGETAHUAN PRIBADI itu JAUUUUUUH LEBIH BERHARGA daripada ratusan ribu teks teori..
"Pengetahuan itu bagai racun bagi mereka yg malas dan tidak mau menuntutnya, seperti makanan yang tidak tercerna pun dapat menjadi racun dan mendatangkan penyakit"

Senin, 09 Maret 2009

KOLEKTOR GELAR vs PENUNTUT ILMU SEJATI

Pengetahuan benar-benar menjadi daya hidup bagi orang yang sudah mengalaminya dan merasakan nikmatnya memiliki pengetahuan. Sebagai perumpamaan, bagaimana dapat menjelaskan rasa manis bila belum pernah mencicipi sesuatu yang manis?bagaimana bisa merasakan sakit bila belum pernah merasa sakit?Begitu pula dengan rasa-rasa lainnya. Begitu pula dengan pengalaman hidup kita. Ketika penguasaan bahasa dan kosakata kita bagus, kita bisa berbagi pengetahuan berdasarkan pengalaman kita dengan bahasa yg sopan dan mengena.

Banyak diantara kita, yang memiliki bermacam-macam gelar. Track record akademisnya membuat orang disekitarnya berdecak kagum. Gelarnya komplit, dari mulai S1 sampai S3 menggandeng namanya, namun itu semua tidak berarti bahwa orang itu sudah memiliki pengetahuan.
menjadi orang yg berpengetahuan berarti memiliki pikiran yg terbuka.Gelar yg dimiliki tidak lebih dari perannya sebagai Pembuka Jalan. mereka yg malas dan cukup puas dengan gelar yang diperoleh, sesungguhnya hanyalah KOLEKTOR GELAR bukan PENUNTUT ILMU SEJATI...
Seorang kolektor gelar membatasi dirinya dengan belajar pada orang2 yg memiliki gelar lebih darinya. Sedangkan seorang penuntut ilmu dpt belajar dari siapapun dan dimanapun, bahkan biasanya mereka banyak belajar dari pengalaman hidup dan pengetahuan pribadi.Dan, PENGALAMAN serta PENGETAHUAN PRIBADI itu JAUUUUUUH LEBIH BERHARGA daripada ratusan ribu teks teori..
"Pengetahuan itu bagai racun bagi mereka yg malas dan tidak mau menuntutnya, seperti makanan yang tidak tercerna pun dapat menjadi racun dan mendatangkan penyakit"

BUNG KARNO pernah bilang.....

hari ini bukan hari dan tanggal lahir saya..tapi hari ini 12 Rabiul Awal, tanggal ini diperingati sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW..tapi ga ada salahnya kalo momentum ini dijadikan sebagai bahan introspeksi bagi diri kita sendiri...
dari semenjak Sang Pemberi Nafas Kehidupan memberikan modal dasar untuk qta hidup di dunia berupa RUH, apakah kita ibadah kita, bentuk pengabdian kita kepada Sang Maha Raja DiRaja sudah setimpal...?Jika dibandingkan antara nikmat/anugerah Tuhan yg telah kita peroleh dengan sakit atau musibah yang menimpa kita, pastinya persentasenya akan masih lebih banyak nikmat...tapi apakah rasa syukur kita sudah kita iringkan dalam setiap langkah kita?

Dalam sebuah referensi, Bung Karno pernah mengatakan...

Saya tidak tahu, akan diberi hidup oleh Tuhan
sampai umur berapa.
Tetapi permohonanku kepadaNya
ialah supaya hidupku itu hidup yg manfaat.
Manfaat bagi tanah air dan bangsa;
manfaat bagi sesama manusia.
permohonan ini saya panjatkan
pada tiap-tiap sembahyang.
Sebab, Dia adalah "Asal Segala Asal"
Dialah "Purwaning Dumadi"

Bagi saya, Bapak Ir. Soekarno bukanlah hanya sebagai sosok Presiden RI, bukan hanya sebagai orang bersahaja, tapi beliau di dalam hidup saya memiliki arti lebih, beliau adalah salah satu motivator saya, beliau sudah saya anggap layaknya Kakek saya sendiri yang selalu memberikan wejangan-wejangan walaupun nasihat beliau hanya dapat saya baca dari buku-buku, hanya dapat saya dengar dari cerita almarhum kakek saya...
Semoga kata2-kata Bung Karno di atas, dapat memberikan semangat hidup bagi teman-teman semua....

"ketika kita mengingat orang, ingatlah kebaikannya dan ketika dia sudah meninggal, doakanlah ia agar mendapat ampunan Allah"

Rabu, 04 Maret 2009

GOOD BYE NEGATIVE..!!!

Did you know that if your life was not changing, you would not exist?

Our life and everything in it is continually changing, because our life is made of energy. Energy can only exist if it is in motion and changing. If energy stopped being in motion, our entire Universe and all Life would vanish. Our lives are also energy, and therefore they too must always be in motion and continue to change. You cannot stop the motion and change in your life, and nor would you want to. The changing nature of energy gives us Life. It causes Life to grow and causes us to grow.

And yet when there is a big change of energy which affects our lives, we often label it as bad, and cause ourselves sorrow, pain, and suffering by resisting the change. But you always have a choice.
In the Universe there is never just one way. You are never trapped with no way out, no matter what has occurred. There are two paths available to you in every circumstance and moment in your life. The two paths are the positive and the negative, and YOU are the one who chooses which path you will take
You have the power to transform negative change into positive, but you cannot do it by resisting the change. Resisting the change is focusing on the negative and it is choosing the negative path, which brings with it even more negativity, more pain, and misery.

To transform the negative into positive, you must choose the positive path and command that this changing energy transforms into millions of blessings that pour down on you and everyone involved. Command the changing energy to bring unlimited good and positivity. Know and believe in your heart that as you command it, it must be done.

And then the day will come in the not too distant future, when you will look back and see all the blessings that you brought into this world through you and change.

Kamis, 26 Februari 2009

be positive....

What is the answer to every difficult circumstance in life?
Take the positive path.

Choosing the positive path can be easy at some times in our life and more difficult at other times. When everything is going along well, when we are on a roll, choosing the positive path just flows through us as an easy, natural choice. When something negative comes along it can be far more challenging for us to choose the positive path. But choose it we must! No matter how challenging the negativity may be, there is simply no other way to bring our lives back into positivity.



If negative situations appear, you must use your will and refuse to lower yourself to negative thoughts, words, actions, and emotions. Use your will and decide that not only will you focus on the positive, but you will ramp up the positive in every thought, word, and action of your day.

It takes determination, strength, faith, and the power of your will to focus on the positive when intense negativity descends, but remember that the Universe and the law of attraction are with you. As you focus on the positive, focus more on the positive, think of the positive, speak of the positive, and take positive and good actions, the law of attraction will give your life wings. Suddenly you will look around you and you will find that the negativity has gone, and that your life has been filled with goodness and joy.

Senin, 23 Februari 2009

MATA MATA...realita atau rekayasa?

Satu tahun terakhir ini, penonton TV indonesia disuguhi fenomena reality show yg "membuka aib" seseorang/keluarga/institusi...di sisi bisnis media, acara reality show smacam ini cukup menarik n banyak diminati pemirsa sehingga mendatangkan banyak advertiser yg ingin menampilkan iklannya pas acara tersebut...tapi, klo qta liat dari segi mental masyarakat indonesia, nampaknya acara2 semacam itu bukannya bawa untung, tapi merugikan masyarakat...betapa tidak, tayangan2 semacam itu kan secara langsung dan tidak langsung telah membuka aib seseorang yg harusnya ditutup rapat2, tapi ya ko malah diumbar2 n dijadikan komoditas media...dan (inipun jika tayangan tersebut adalah realita seperti jenis acaranya yg katanya "reality show") tayangan semacam ini telah membuka mata kita bahwa moral generasi muda Indonesia skg ini sungguh amat sangat BOBROK!!!
pastinya some of u, pernah liat kan acara reality show semacam ini di beberapa stasiun TV swasta..n salah satunya yg cukup menarik perhatian sy adalah MATA MATA... dulunya ketika awal2 acara ini ada, saya sempat yakin klo acara ini adalah realita n ga da rekayasa sedikitpun...
tapi......


sore tadi pas sy nonton MATA MATA, ada sebuah kejanggalan dalam acara itu..yg bikin janggal adalah orang yg jadi TARGET (sy lebih suka menyebutnya dengan SUSPECT)acara itu, kali ini SUSPECTnya adalah seorang lelaki bernama PUTRA...
menurut si pelapor yg konon katanya adalah adik iparnya PUTRA, lelaki ini mencurigakan n emang ga disetujuin ma keluarganya klo kakaknya nikah ma PUTRA...ok qta tinggalin sejenak cerita "aib" keluarga itu..skg fokus ma sosok PUTRA..
ketika pertama kali ngliat wajah PUTRA, memori sy lsg bilang,
"pernah liat co ini, tapi dimana ya?"..
sambil nginget2, akhirnya ketemu juga jejaknya, sy pernah liat PUTRA di salah satu acara serupa di stasiun TV swasta yg berbeda yg namanya "LEMON TEA"...n PUTRA jadi target juga di acara itu, seinget sy di acara itu nama dia bukan PUTRA, tapi siapa gitu..pokoknya bukan PUTRA...tapi orgnya sama..

n sosok lelaki ini selain sama2 jadi target dari acara itu, lelaki ini (diskenariokan) untuk menjadi lelaki bermasalah...
yg di acara LEMON TEA, dia si PUTRA dilaporkan sebagai teman chat dari pelapor yg slama ini kuliah di Singapore n pas saat itu si pelapor lagi pulang k indo n pgn ketemu ma tmn chat nya itu untuk ngebuktiin kesungguhan si co itu (PUTRA), cuz mereka udah jadian via dunia maya...(korban teknologi..)..eh pas ketemu n ditemuin ma ibu n kakanya pelapor, si PUTRA kelabakan kayak yg punya salah gtu..n nampaknya ksalahan PUTRA itu cukup fatal...n akhirnya PUTRA ga nerusin hubungan ma si pelapor..
nah yang di MATA MATA, ini kasusnya lebih edun sumaredun...PUTRA ini dilaporkan udah nikah n istrinya lagi hamil 6 bulan, tapi pelapor mencurigai ada sesuatu yg ga beres di RT kakaknya..n untuk membuktikannya dia laporin ke MATA MATA...n terbukti PUTRA bermasalah....selain masalah pekerjaan, ternyata PUTRA punya istri lagi n lgi hamil pula....whuuuuufff!!!
pas ketauan dia bermasalah, sy langsung muter otak..ini realita atau rekayasa skenario tim kreatif acara itu biar naekin rating? klo emang itu realita, wow betapa BOBROKnya moral bangsa qta ini, ga tua ga muda...kalo ternyata itu rekayasa, acara itu harus dihentikan, karena ga ngasih didikan yg bagus buat generasi muda, mending klo mentalnya pada siap, imannya pemirsa pada kuat, klo ga kuat kan itu sama saja dengan menghancurkan bangsa qta sendiri....
klo ada yg punya jawaban dari JUDUL postingan ini, tlg kasih tau ya...

Sabtu, 23 Februari 2008

Wanita oh Wanita......

Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasannya. Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya.

Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup laki-laki yang akan menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya.

Tetapi mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan harga dirinya.

Wanita dipuja bagai dewa, disanjung bagai Dewi Shinta, yang banyak menyebabkan laki-laki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata hatinya. Namun ada juga yang menganggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya.

Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggap sandal jepit yang tak berguna.

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita melihat mereka menjajakan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat mereka membanting tulang mengumpulkan ringgit atau real dengan mayat terbujur kaku sebagai resikonya?

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita membiarkannya seperti seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna?

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita membiarkannya beringas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan kita medidik dan mencintainya, karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya untuk dicintainnya.

Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya.
Ia bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisap madunya. Lemah lembutlah dalam memperlakukannya, karena kalau tidak, ia bisa seganas srigala.

Rabu, 06 Februari 2008

Lelaki Metrosexual

Metrosexual? sama dengan Gay? Ataukah sebuah perilaku sex menyimpang?
Pertanyaan seperti ini yang mungkin menghantui kepala Anda. Baju ketat yang fashionable dan aroma parfum yang "melenghir" .Dapat dikatakan bahwa lelaki metrosexual adalah pria masa kini yang ikut menyesuaikan diri dengan tuntutan jaman.

Bahkan lahirnya pria metrosexual adalah ulah arus modernisasi dunia, dimana pria juga dituntut rapi dan bersih. Tidak benar jika menyamakan para pria pesolek ini dengan gay! Mereka memang suka sekali memakai barang-barang yang hanya dimiliki kaum gay. Tapi jangan harap mereka akan melirik pria di kafe, mal, atau dimana saja! Para pria ini menganggap dirinya lebih perhatian, romantis, dan keren. Sedangkan pria biasa menganggap dirinya lebih unggul dan ingin menguasai perempuan.

Para pria metrosexual ini salah satunya adalah David beckham. Suami Victoria Beckham ini sangat suka sekali berganti tatanan rambut, perawatan tubuh, narsis, dan fashion-oriented. Terlepas dari hobinya yang genit, pria metrosexual memiliki perasaan yang lebih halus dan dapat dikatakan memiliki perasaan wanita. Sensitif dan mengerti perasaan wanita, pria seperti ini mungkin tidak terlihat maskulin. Akan tetapi para pria ini cenderung lebih setia dan menghargai wanita.

Ciri-ciri pria metrosexual:

  • Selalu ingin tampil rapi, bersih, dan wangi
  • Sensitif dan mengerti perasaan wanita
  • Rajin ke salon, bahkan bisa sampai 2 kali seminggu
  • Mengenal merk terkenal dengan baik
  • Mampu berbelanja selama berjam-jam tanpa merasa lelah
  • Rajin menyambangi pusat - pusat kebugaran
  • Suka akan fashion dan selalu mengikuti trend terbaru
  • Berpikiran lebih liberal dan santai
  • Tidak seperti pada pria umumnya yang lebih otoriter dan membedakan status

Minggu, 03 Februari 2008

Bangsa Indonesia : Mau Kemana Kita?

Fa aina tadzhabuun? Maka kemanakah kamu akan pergi? Jalan mana yang hendak kamu tempuh?

Saatnyalah kini pertanyaan itu kita ajukan terhadap hati nurani kita, karena sewajibnyalah kita tahu arah dan tujuan yang akan kita tuju. Sepantasnyalah kita menyadari ke muara manakah arus membawa kita, dan tahu pula ke pelabuhan mana bahtera kita akan berlabuh.

Agar mendapatkan jalan yang lurus, tentunya seorang muslim harus beragama dengan baik dengan mematuhi norma-norma agama, menjauhkan diri dari hal-hal yang diharamkan serta selalu mengindahkan tegoran pemberi nasehat yang bersemayam di dalam hatinurani.

Untuk itu, Dengan menukil keterangan Rasulullah Saw:, Abu Hurairah menawarkan beberpa jalan keselamatan yang bisa kita tempuh dalam mengarungi kehidupan ini. Ada tiga perkara yang menyelamatkan;

Pertama, Takut kepada Allah dimanapun berada dan dalam keadaan bagaimanapun.

Dengan menyadari bahwa hidup kita ini selalu dalam pengawasan Allah SWT, setiap apa yang kita katakan, yang kita perbuat, yang kita lakukan dalam hidup ini tidak lepas dari catatan para malaikat-Nya. Niscaya akan menjadikan hidup kita terpimpin lurus di jalan yang diridhoi-Nya.

Dikisahkan pada zaman pemerintahan Umar bin Khattab ra, beliau mengeluarkan peraturan yang melarang memperjualbelikan susu yang dicampur dengan air. Alkisah ada seorang ibu dengan anak gadisnya. Si ibu hendak menjual susu dicampur dengan air karena mengharapkan keuntungan yang lebih. Namun anak gadisnya mengingatkan ibunya pada larangan Amirul Mukminin Umar bin Khattab. Ibu itu berkata : ’Lho bukankah Amirul Mukminin jauh dari kita? Sudah tentu beliau tidak melihat apa yang kita lakukan’. Sang gadis menjawab dengan tegas:”Kalau saja Amirul Mukminin tidak melihat kita, bukannya Tuhan-nya Amirul Mukminin tetap melihat kita?”

Kedua, Menghemat dalam mengatur penghidupan.

Harta adalah amanat Allah yang akan dipertanggung jawabkan disisi-Nya. Maka berhati-hatilah dalam menggunakanya. Harta yang kekal adalah harta yang diinvestasikan di jalan Allah. Sedangkan yang digunakan selain di jalan Allah akan sia-sia

Seharusnya kita menyadari bahwa berbagai fasilitas dalam kehidupan yang kita miliki, pada hakekatnya adalah hanya sarana untuk kelancaran beribadah dan bertaqwa kepada Allah. Dengan demikian, semakin banyak fasilitas yang kita miliki, seharusnya semakin baik dalam beribadah dan semakin tinggi kualitas ketaqwaannya. Orang bijak mengatakan ’letakkan hartamu ditangan, jangan kau biarkan ia menguasai hatimu’.

Bersikap sederhana ketika kaya, dan tetap menjaga kehormatan ketika dalam keadaan fakir. Niscaya akan menjadi jalan hidup selamat dunia akherat.

Ketiga, Menempatkan diri secara wajar baik dikala senang atau dikala marah.

Didalam diri seseorang ada pendorong yang mewujudkan berbagai keinginan, seperti: ingin makan, minum, berpakaian bagus, bersenang-senang, memiliki kekayaan yang banyak dan sebagainya. Selain itu ada pula perasaan tidak enak kalau dihina orang lain, diganggu kehormatan, disakiti/didzalimi dan sebagainya.

Hal ini menandakan didalam diri manusia ada dorongan hawa nafsu, dan apabila dibiarkan sekehendaknya maka akan menimbulkan pertentangan dengan orang lain, karena mungkin saja tindakan yang diambil akan menyinggung perasaan dan kehormatan orang lain. Pesan Rasulullah SAW :” Takutlah (jauhilah) perbuatan dzalim. Sesungguhnya kedzaliman itu akan menimbulkan kegelapan [malapetaka] pada hari kiamat”.

Oleh sebab itu, seyogyanya kita dapat mengendalikan hawa nafsu yang ada dalam diri kita, agar segala ucapan, perbuatan dan sikap kita dapat disaring dengan hati yang bersih disertai dengan ketentuan hukum Allah. Apabila baik kita lakukan dan bila tidak baik, kita tinggalkan.

Jumat, 01 Februari 2008

kulit putih, apakah sebuah jaminan "laku"?

Bagi perempuan, memelihara kecantikan adalah bagian dari gaya hidup. Agar tetap tampil cantik, banyak sekali wanita yang berlomba-lomba melakukan berbagai cara,mulai yang instan sampai yang bertahan lama.

Tujuannya, tak lain agar bisa menjaga kecantikannya. Berbagai produk juga banyak ditawarkan untuk memperoleh kecantikan dan warna kulit yang diinginkan. Namun sayang, banyak wanita Indonesia yang tidak hati-hati dan jeli dalam memilih produk kecantikan yang tepat guna,yang sesuai karakteristik kulit orang Asia atau Indonesia, karakteristik kulit yang didominasi pigmen cokelat. Semua itu dilakukan hanya untuk memutihkan kulitnya yang awalnya berwarna sawo matang....padahal emang udah aslinya, turunan dari nenek moyang Melayu klo kulit Asia itu berpigmen dominan COKLAT. Belum lagi kondisi iklim tropis di Indonesia, dimana intensitas sinar matahari sangat tinggi. (pastinya kejemur terus donk....klo kulit putih kena matahari, jadinya putih memerah gitu...)

Tidak lepas juga dari pandangan masyarakat di Indonesia bahwa kulit yang cantik adalah kulit putih. Banyak sekali produk kecantikan yang bagus, tapi belum tentu sesuai karakteristik kulit orang Indonesia. Akhirnya, ketika digunakan tidak sesuai bahkan terkadang berakibat tidak baik atau merugikan kesehatan kulit. Terutama, pada penggunaan produk yang memang bersifat instan. salah satu dari teman saya pernah mencoba salah satu produk yang dinamakan dengan "SUNTIK PUTIH"..yup, it works, kulitnya jadi putih kayak orang jepang..tapi dirinya jadi tampak ga original....(karena kita sudah tahu aslinya..hehe)

Lalu timbul sebuah pertanyaan, mengapa kecantikan perempuan Indonesia selalu diukur dari kulit putih sempurna, badan yang langsing-kurus, bibir tipis? Coba simak iklan-iklan di TV, koran, majalah, dan tabloid wanita yang beredar. Banyak sekali iklan yang ditujukan untuk perempuan yang erat kaitannya dengan kecantikan fisik. Iklan tersebut selalu berkaitan dengan berbagai cara untuk memutihkan kulit, menghilangkan selulit, menipiskan bibir, menurunkan berat badan—hanya beberapa yang mengiklankan tentang cara untuk menambah berat badan, dan banyak juga iklan yang memberikan jasa untuk jimat-jimat agar disayangi suami/pacar atau bos. Banyak juga ragam iklan yang tujuannya untuk mempercantik perempuan secara fisik.

Mengapa ukuran kecantikan perempuan hanya dilihat dari keadaan fisik? Bukankah seorang perempuan juga mempunyai hati nurani, intelegensia, kepribadian dan ‘inner beauty’ yang dapat menjadikannya mempunyai kecantikan yang abadi? Tidak semua perempuan dilahirkan cantik sebagaimana image yang sudah dikonstruksikan secara sosial.

Apakah perempuan yang dilahirkan dengan tidak membawa kecantikan tersebut harus hidup dengan perasaan rendah diri dan mencoba untuk ‘mengkonstruksikan kecantikannya’ dengan berbagai cara yang mungkin saja dapat merugikan kesehatannya? Ambil contoh bintang film, pemain sinetron dan bintang iklan Indonesia. Umumnya yang dapat dikatakan berhasil, terus dipakai dan dijadikan idaman penonton adalah perempuan Indonesia yang berwajah ‘kebarat-baratan’ alias blasteran. Mereka adalah perempuan yang berkulit putih, hidung mancung dan mempunyai badan yang tinggi semampai. Demikian juga dengan ratu atau puteri Indonesia, yang memang selalu saja mempunyai kriteria fisik seperti di atas. Jarang sekali perempuan yang mempunyai wajah asli Indonesia dapat meraih mahkota yang dipertandingkan.

So, what about you?apakah kulit putih menjadi standar kecantikan dirimu?